21
Jun
08

RESENSI “BEDA” pada Catatan 1

Perselisihan pandangan dan pemikiran anak-anaknya atau antara dia dengan istrinya maupun seluruh anggota keluarga seringkali terjadi. Dan Kodirin tetap percaya bahwa dengan perbedaan anak-anaknya pasti akan banyak menemukan hal-hal baru. Karena dia percaya bahwa perbedaan akan mengajarkan orang untuk saling mengerti dan saling memahami..

Hidup sebenarnya adalah kumpulan beda. Lihat saja, warna kulit beda, rambut beda, bentuk rumah beda, kepercayaan beda, ukuran cantik juga beda. Semua yang hidup sesungguhnya berada dibawah pengaruh kekuasaan beda. Mengapa ada perempuan dan ada laki-laki. Mengapa juga ada orang yang berharta dan ada yang tidak punya sama sekali. Sesungguhnya beda itu adalah kenyataan diatas kenyataan,” jelas Kodirin pada istrinya suatu hari.

Jangan tidak percaya, beda justru akan menjauh jika seseorang memaksakan kehendaknya kepada orang lain. Dia tidak suka pada pemaksaan. Karena itu beda hanya untuk orang-orang yang berpikir,” tambah Kodirin yang merasa sangat memahami kondisinya.

Perbedaan tidak terdapat di wilayah primitif. Dia adalah hukum alam yang tidak diciptakan atau bisa dirubah oleh manusia. Jadi ingat, kalian jangan takut dengan beda,” jelasnya ketika suatu kesempatan berkumpul dengan anak-anaknya. Karena itu Kodirin masih tetap merasa lebih baik dengan keadaan yang ada, walau orang lain melihatnya berbeda dan cenderung aneh. Bagaimana tidak, seluruh anggota keluarganya dikumpul-kan dirumah sempit itu dan tampak mereka sangat menikmatinya.


0 Tanggapan ke “RESENSI “BEDA” pada Catatan 1”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan




Blog Stats

  • 3,587 hits

 

Juni 2008
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30